Thursday, August 2, 2007

Apa yang kurasa...........................

perasaan yang galau..........
meronta setiap waktu
tanpa tau apa penderitaan
tertawa sampai lewati batas kelucuan

aku ngak tau apa yang kurasa
atauka kita sama-sama ngak tau apa yang kita rasa........
mencari sana sini alasan......
sampai kita harus saling melukai.....

gila........
aku hanya bisa tertawa sendiri
sebenarnya apa yang kita rasa.........


ku coba menebak tapi takut salah tebak
karena engkau dengan seribu tafsiran kitab hatimu
tapi pernahka terpikirkan, berapa lama waktu
telah memisahkan kita
sampai kapankah kita berada dalam kesandiwaraan
sampai kapankah kita berada dalam kepura-puraan

tanpa awal dan,....
tanpa noktah akhir kisah.......

sebenarnya kau ini kenapa yach???????????????????????????????

Baca selengkapnya......

Monday, July 2, 2007

makasih engkau telah datang lagi( rasa itu...........)

akhirnya penantianku akan rasa itu
telah kembali dalam uraian rasa cinta
penantian yang sangat kutunggu
yang telah lepas dari rasa trauma
terhadap kezaliman hati........

tak kusangka
denyut jantungku kembali normal
aliran darahku kembali seperti semula
hidup ini seakan berada di alam surga kenikmatan

tak kusangka..............
aku kembali ke dunia .........
dunia yang menjadi inspirasiku........
yang mengukirkan kenangan.....



tak kusangka....
engkau kembali hinggap di hati yang zalim ini
rasa.........
rasa itu......
siapkah menjadi obat penawar kesedihan yang kurasa selama ini........

makasih enkau masih mau jadi sahabat hatiku
makasih atas kehadiranmu
makasih yang telah membawa rasa itu
akan kujaga selamanya
seperti menjaga dirimu..........

terimah kasihku bagi rasa yang telah kembali
terimah kasihku bagi yang telah membawa rasa itu,,,,,,,,,,,,
percayalah padaku........
ku akan selalu menjadi bagian dari hatimu...........


Baca selengkapnya......

Monday, June 11, 2007

ketika rasa itu pergi

ketika hari ini ku berdiri kaku
aliran darahku seakan-akan berhenti
denyut nadiku tidak berirama lagi
denyut jantungku hampir tidak berdenyut lagi
semua itu hanya karena dia.......

Dia telah pergi.......
entah kemana.....
pergi tanpa kabar
meninggalkan luka yang dalam.......
semua telah tiada.....
kehidupan ini berubah jadi hampa..

kenapa dia pergi.............
kenapa dia pergi.............
takutka engkau menghinggap dalam lubuk hatiku??????????
takutka engkau menjadi sahabat hatiku????????????

rasa itu???????
rasa itu telah tiada????
traumaka engkau terhadap kezaliman hati ini
tempat kau berlabuh.........

apakah ini balasan yang harus kuterima???????
atas kezaliman hati ini.......
biarlah engkau berlabuh disana
sementara hati ini berusaha
untuk menjadi sahabatmu kembali.............

ku akan menunggu rasa itu kembali
rasa yang akan menjadi sahabat hatiku
rasa yang melancarkan aliran darahku
rasa yang akan membuat denyut nadiku teratur lagi

ingat aku akan terus menunggu
sampai engkau kembali...............






Baca selengkapnya......

jodoh, rezki, dan ajal

takdir adalah wacana yang tidak pernah berhenti untuk didiskusikan, wacana ini sangat seru bahkan bisa berakhir dengan kepala panas, dikalangan mahasiswa diskusi takdir tidak pernah berhenti dengan satu titik terang, apalagi bicara tentang jodoh, rezki, dan ajal. pertentangannya terletak pada pemikiran yang berbeda ada yang menganggap bahwa takdir mengikuti hukum sebab akibat sehingga manusia yang berhak menentukan hidupnya sendiri, kedua ada yang menganggap takdir itu ketetapan Allah SWT, jadi manusia tinggal menjalani saja, dan ada pula yang menganggap bahwa takdir mengikuti hukum sebab akibat dan ketetapan Allah SWT.Nah kalo udah seperti ini,muncul pertanyaan kapankah penetapan takdir ? sebelum kita lahir ato setelah kita lahir????? kalo jawabannya sebelum kita lahir, artinya takdir tidak mengikuti hukum sebab-akibat,dia sebuah ketetapan, tapi ketika takdir ditentukan setelah lahir akan mengikuti hukum sebab akibat, tapi bukankah Allah tidak terikat oleh waktu???,kasia juga kan jika takdir sebagai sebuah ketetapan, adilkah Tuhan kalo gitu??????????ada yang ditakdirkan kaya, ada yang ditakdirkan miskin, ada yang ditakdirkan jelek,ada yang ditakdirkan tampan, ada yang IQnya tinggi,ada yang rendah,ada yang lahir cacat ada yang lahir sempurna. terus bagaimana dengan jodoh, rezki, dan ajal.

tapi sebelum kita membahas lebih jauh, kita harus membedakan antara takdir dan nasib???sory, telepon genggamku berdering, dan saya harus pergi dulu,laen kali dilanjutin tulisannya, kita kan membahas takdir dan nasib, jodoh, rezki, dan ajal, sama membedah konsep klasik dan konsep modern terhadap takdir, terakhir kita kan membahas varaibel-variabel yang mempenggaruhi takdir, tulisan ini hanya sebuah pengantar untuk lebih jauh, ini bahan diskusi buat teman-teman, sekali lagi maaf ngak bisa lanjutin lebih jauh untuk hari ini mungkin esok saya datang lagi, moga tidak berhenti dalam pencarian........( bersambung.......)


Baca selengkapnya......
Google